
Pengadilan Agama Tebing Tinggi melaksanakan kegiatan Rutin Pembinaan Mental, dan untuk Pertemuan hari ini dibawakan oleh Hakim Pengadilan Agama Tebing Tinggi Ulya Urfa, S.H.I., M.H. dan di moderatori oleh Rizqan Fadhly Anazmi Aksara, A.Md. diikuti oleh seluruh Pegawai, PPNPN dan Mahasiswa PKL, bertempat diruang Mushola, Kamis (26/09/2024)

Pada Pembinaan mental ini beliau menyampaikan tentang 6 Nasihat Imam Al-Ghazali kepada muridnya antara lain :
- Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?
yang paling dekat dengan kita adalah kematian, Kematian adalah sesuatu yang tiada seorang pun tahu kapan ia akan datang. Karena itu manusia harus selalu bersiap diri menghadapinya.
- “Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?”
Yang paling Jauh adalah masa lalu. Walau dengan apapun kita tidak dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran agama.
- “Apa yang paling besar di dunia ini?”
Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah nafsu, Nafsu adalah hal penentu pada diri manusia. Ingin bahagia yang hakiki? Kendalikanlah nafsumu, ingin celaka selamanya? Turuti nafsumu
- “Apa yang paling berat di dunia ini?”
yang paling berat adalah memegang amanah.
Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi kalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak dapat memegang amanahnya
-“Apa yang paling ringan di dunia ini?”
yang paling ringan di dunia ini adalah meninggalkan Sholat. Gara-gara pekerjaan kita meninggalkan sholat, gara-gara hal hal sepele kita meninggalkan sholat.Kita harus ingat bahwa sholat adalah hal pertama yang ditanyakan Allah kepada manusia. Dan sholat adalah kewajiban terpenting di dunia ini.
- “Apakah yang paling tajam di dunia ini?
yang paling tajam adalah lidah manusia. Karena melalui lidah, manusia selalunya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.

Acara Pembinaan Mental berjalan dengan lancar hingga selesai.
![]()

