1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)

Tebing Tinggi, Sabtu 17 Agustus 2019. Pengadilan Agama Tebing Tinggi melaksanakan upacara bendera peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun. Seluruh hakim, pegawai, pramubakti Pengadilan Agama Tebing Tinggi ikut dalam pelaksanaan upacara peringatan HUT RI ke-74 tersebut.

Yang bertindak sebagai inspektur upacara yaitu Muhammad Iqbal, S.HI, M.H. (Wakil Ketua Pengadilan Agama Tebing Tinggi), Ahmad Junaidi, S.E (Sekretaris) bertindak sebagai pembaca Undang-Undang Dasar 1945, H. Sugeng Heriono, S.H(Panitera) bertindak sebagai pembaca Proklamasi, , dan sebagai protokol Dwi Risvianti(Honorer),  yang dilaksanakan di halaman depan kantor Pengadilan Agama Tebing Tinggi.

Pengibaran Bendera Sang Saka Merah Putih dilakukan dengan baik oleh siswa-siswi Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang berpraktek di Pengadilan Agama Tebing Tinggi.

Di kesempatan yang sama Rosyid Mumtaz, S.HI., M.H, (Ketua Pengadilan Agama Tebing Tinggi) menghadiri peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia Ke-74 Tahun 2019 bersama dengan Walikota dan unsur muspida Kota Tebing Tinggi lainya yang dilaksanakan di lapangan Sri Mersing Kota Tebing Tinggi.

 

Pelaksanaan upacara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74 tahun ini yang dilaksanakan di halaman Kantor Pengadilan Agama Tebing Tinggi diakhir oleh pembacaan do’a oleh Zainul Arifin, S.HI dan ditutup dengan laporan komandan kepada inspektur upacara. Upacara pun berakhir dengan baik dan khidmat serta dilanjutkan pemberian piagam Satya Karya Sewindu atas nama Ahmad Junaidi, S.E. (ra/it).

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)

 

Tampak advokat Dedek sedang mendaftarkan perkara secara e-court (Foto oleh Amin)

Tebing Tinggi, 26 Juli 2019, Hari ini, pendaftaran perkara melalui e-court perdana didaftarkan oleh  Dedek Dermawan S.H., advokat yang beralamat di Jalan S. M Raja, Komplek Perumahan Riviera, Blok C. II, Nomor 81, Medan.

Dalam wawancaranya, Dedek mengatakan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara mendaftar perkara secara e-court maupun tidak, “Yang beda adalah pada biaya perkara. Biasanya ada biaya panggilan sidang pertama untuk kuasa hukum, namun di e-court tidak ada,” katanya. “Panggilan sidang juga kami peroleh melalui surat elektronik atau email,” lanjut Dedek.

Diketahui, e-court merupakan pendaftaran perkara secara online yang saat ini masih dikhususkan bagi para advokat. Usai mendaftar perkara secara online (e-filing), advokat akan membayar panjar biaya perkara secara online (e-payment), dan dipanggil secara online melalui surat elektronik atau email (e-summons).

Advokat yang mendaftar perkara secara online sebelumnya telah divalidasi oleh pengadilan tinggi di tempat mana advokat tersebut disumpah.

*Ummu R. Siregar

Pedoman APM Peradilan Agama 2018

cover_pedoman_apm_2018

Jam Pelayanan

JAM KERJA
Senin s/d Kamis
Jum'at
08.00 - 16.30
08.00 - 17.00
ISTIRAHAT
Senin s/d Kamis
Jum'at
12.00 - 13.00
12.00 - 13.30

Pengunjung Situs

Hari Ini
Minggu Ini
Bulan Ini
Semua
129
780
1845
49821

Alamat IP Anda: 34.204.179.0
18-08-2019 05:54

Flag Counter

Temukan Kami disini